Finnet-Mobility One Perkuat Mobile Wallet Grup Telkom

source: Bisnis Indonesia, 19 Agustus 2008

PT Finnet Indonesia-perusahaan penyedia jaringan pembayaran Grup Telkom-menjalin kerja sama dengan MobilityOne Sdn Bhd dalam menyediakan layanan jasa pengiriman uang (remittance) tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Kerja sama itu akan memperkuat mobile wallet Telkomsel (T-Cash) dan Telkom (FlexiCash) untuk membidik peluang sekitar 2 juta TKI.

Budi Siswanto Muljadi, Dirut PT Finnet Indonesia, menuturkan pengembangan tersebut akan memenuhi kebutuhan TKI di Malaysia agar lebih mudah melakukan transaksi pengiriman nontunai ke keluarganya di desa-desa asalnya di Indonesia.

“Ini juga menjadi solusi bagi keluarga mereka untuk mencairkan pengiriman uang [cash-out],” ujarnya di sela-sela penandatanganan kerja sama itu Jumat pekan lalu.

Menurut Budi, keluarga TKI dapat melakukan cash-out dan pembayaran nontunai melalui merchant atau titik pembayaran yang ada diantaranya warung Internet.

Kerja sama antara Finnet dan perusahaan Malaysia yang terdaftar di bursa London tersebut akan mencakup penyediaan mobile wallet remittance system dengan memanfaatkan platform sistem yang sudah dikembangkan ber- sama. Layanan berbasis perangkat bergerak tersebut akan menjadi alternatif alat pembayaran tanpa harus memiliki rekening di bank.

Pratomo Edhi, General Manager PT MobilityOne Indonesia menuturkan kerja sama tersebut mencakup jaringan dan aplikasi khusus yang dikembangkan untuk transaksi antarnegara.

“Kerangka kerja sama ini adalah pengem-bangan mobile-wallet termasuk fitur-fitur pembayaran antarnegara,” tegasnya.

MobilityOne-yang memiliki keahlian dalam pengembangan platform untuk e-commerce-optimistis dapat turut mengedukasi 2 juta TKI untuk menggunakan layanan berizin khusus itu.

Batasan dana melalui pengiriman saat ini belum ditentukan dan masih menunggu izin dari Bank Indonesia. Namun, proses uji coba sistem secara terbatas telah dilakukan.

Agus F. Abdillah, General Manager ePayment PT Finnet, menuturkan pengguna fasilitas itu akan menggunakan rekening virtual yang berbeda yaitu untuk pulsa, dompet pembayaran dan dompet untuk remittance.

“Sistem sudah siap dan Telkom tinggal menunggu lisensi. Khusus remittance lisensinya adalah perusahaan jasa pengirimam uang,” katanya.

Gandeng warnet

PT Finnet juga menggandeng Asosiasi Pengusaha Warung Internet Indonesia (Awari) sebagai payment point. Dalam kesempatan yang sama penandatanganan kerja sama diikuti pengurus Awari dan 15 pengusaha warnet dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan sistem tersebut, tenaga kerja dapat mendatangi agen-agen pengiriman yang bekerja sama dengan MobilityOne di Malaysia untuk melakukan pengiriman uang dalam mata uang ringgit (cash-in).

Selanjutnya sistem MobilityOne akan melakukan konversi dengan menggunakan nilai tukar komersial ringgit-rupiah dan mengkreditkan dana dalam mata uang rupiah di sistem tersebut.

Seketika itu juga mobile-wallet penerima remittance di Indonesia akan bertambah saldonya sesuai dengan dana yang dikirimkan dan menerima notifikasi berupa SMS bahwa saldo m-wallet-nya telah bertambah dari remittance.

Keuntungan menggunakan fasilitas ini bagi TKI adalah pengiriman mudah, cepat, aman, dan biaya yang lebih murah. (14)

Oleh Roni Yunianto (roni.yunianto@bisnis.co.id)
Bisnis Indonesia

T-Cash, Layanan Mobile Wallet Telkomsel

Menandai hadirnya era baru layanan mobile commerce di Indonesia, Telkomsel meluncurkan layanan mobile wallet yang diberi nama Telkomsel Cash (T-Cash), di mana dengan ponselnya kini pelanggan dapat melakukan transaksi, seperti: pembelian barang, cek saldo, cek transaksi yang pernah dilakukan, pembayaran jasa, dan transaksi-transaksi lainnya.

Layanan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang menginginkan adanya layanan transaksi non tunai mobile commerce, di mana ponsel pelanggan dapat berfungsi layaknya dompet penyimpanan uang (digital cash) yang siap digunakan untuk bertransaksi dengan cara yang mudah, cepat, dan aman.

Dalam menghadirkan layanan ini, Telkomsel menjadi integrator sekaligus service provider yang didukung oleh Bank Indonesia (regulator), Merchants penjual barang dan jasa (Indomaret, Modern Foto, dan lain-lain), Bank sebagai tempat penyimpanan dana (BNI, BRI, Mandiri, dan sebagainya), Departemen Pendidikan Nasional sebagai penyedia konten akademis yang bisa dibeli dari berbagai perguruan tinggi (silabus dan jurnal ITB, ITS, UGM, UI, dan lain-lain), serta Finnet sebagai switching provider untuk settlement dan rekonsiliasi.

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan, “Sebagai service leader, kami terus berupaya memandu perkembangan industri selular di Indonesia dengan menghadirkan ragam inovasi layanan yang menjadi manfaat bagi masyarakat, lingkungan bisnis, dan negara. Layanan ini kami hadirkan dalam upaya mendukung program Bank Indonesia dalam menyediakan ragam instrumen pembayaran non tunai yang efisien, cepat, tepat, dan aman.”

Sistem pembayaran ibarat aliran darah yang menggerakkan dan melancarkan organ-organ seperti jantung dan otak, di mana sangat berpengaruh pada cepat lambatnya perputaran roda perekonomian negara. Kehadiran layanan T-Cash ini tentunya semakin melengkapi ragam instrumen pembayaran non tunai yang ada di Indonesia saat ini (kartu ATM, kartu debet, kartu kredit, cek, dan lain sebagainya).

Untuk saat ini pelanggan Telkomsel dapat menikmati layanan ini di konter-konter Indomaret dan Fuji Image Plaza (Modern Photo). Ke depannya wilayah layanan T-Cash akan terus diperluas mengarah pada 10 lokasi utama, yakni: supermarket, pusat perbelanjaan, angkutan umum, vending machine, pertokoan, rumah sakit, toko buku, restoran, pom bensin, dan department store.

“Bagi Telkomsel, pengembangan inovasi layanan mobile wallet ini merupakan bagian dari tiga pilar strategi bisnis perusahaan, yakni coverage, quality enhancement, dan new business. Layanan ini termasuk bagian strategi membangun new business yang tentunya selalu diiringi oleh perluasan coverage yang menjangkau masyarakat hingga pelosok tanah air dan peningkatan kualitas layanan yang terus menerus,” ungkap Kiskenda.

“Dalam hal kecepatan implementasi untuk menghadirkan kemanfaatan lebih kepada masyarakat luas tentunya dibutuhkan adanya komitmen untuk secara bersama-sama memberikan yang terbaik sesuai peran masing-masing pihak yang terkait. Upaya sinergi ini merupakan salah satu wujud tanggung jawab melayani masyarakat Indonesia sekaligus meningkatkan keunggulan kompetitif negara menghadapi tren global,” tegas Kiskenda.

Dengan diluncurkannya layanan mobile wallet oleh Telkomsel, maka kini Indonesia telah sejajar dengan negara maju di berbagai belahan dunia yang telah mengimplementasikan layanan transaksi non tunai modern ini, seperti: Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Malaysia, Filipina, dan Afrika Selatan.

Transaksi Mobile Wallet

Untuk menikmati layanan ini, pelanggan cukup registrasi melalui SMS dengan mengetik REG TCash Nama#Tanggal Lahir<ddmmyyyy> dan kirim ke 2828. Selanjutnya mengisi dompet T-Cash-nya dengan melakukan setoran (minimum Rp 50.000 dan kelipatannya) di merchant-merchant yang tersebar di seluruh Indonesia (untuk saat ini contoh: Indomaret dan Fuji Image Plaza). Ke depannya, setoran bisa dilakukan via transfer (top-up dari rekening pelanggan) melalui layanan mobile banking atau bank.

Setelah registrasi dan melakukan setoran, ponsel pelanggan bisa berfungsi layaknya dompet T-Cash berisi uang yang siap digunakan untuk melakukan berbagai transaksi, seperti: beli barang/jasa di merchant-merchant T-Cash, top-up pulsa, pembayaran kartuHALO, dan lain-lain. Untuk saat ini layanan ini bisa dinikmati di wilayah Jakarta dan selanjutnya diharapkan segera menyusul untuk kota-kota lainnya di Indonesia.

Untuk melakukan transaksi pelanggan cukup SMS ke 2828, beberapa transaksi yang dapat dilakukan antara lain: Top Up Pulsa (ketik Pulsa<MSISDN><Jumlah><PIN>), pembayaran tagihan kartuHALO (ketik Pay <MSISDN><Bill Reff ><Jumlah><PIN>), dan lain sebagainya. Sedangkan untuk mengecek saldo yang dimiliki, SMS ke 2828 ketik SAL <PIN> atau *885*<PIN># langsung dari ponsel.

Evolusi Mobile Transactions

Dari sisi peningkatan fungsi, mobile wallet bisa dikatakan merupakan kelanjutan dari evolusi layanan mobile banking (m-banking), yakni suatu layanan di mana ponsel bisa digunakan untuk melakukan berbagai transaksi perbankan dan kini telah meningkat bisa untuk transaksi pembelian barang dan jasa.

Layanan mobile banking pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Telkomsel pada bulan Mei 2000. Saat itu layanannya masih dalam berupa single banking (satu kartu dengan satu bank) dan diberi nama m-ATM (mobile ATM) layaknya mesin ATM berada di ponsel. Istilah m-Banking populer sejalan dengan makin beragamnya jenis layanan perbankan yang bisa dinikmati layaknya di konter pelayanan bank, seperti: cek saldo, transfer, payment, pembelian pulsa, ganti PIN, dan pengambilan tunai.

Kini Telkomsel telah on-line dengan sekitar 35 bank dan menyediakan simcard yang dilengkapi T-sel Menu untuk layanan multi m-banking. Kelebihan yang menonjol dari layanan ini dapat dilakukan kapan saja tidak terbatas pada jam pelayanan perbankan dan lebih dari itu transaksi tersebut aman (secure) karena secara sistem dilindungi dengan password dan enkripsi data.

Layanan mobile banking mendapat respon positif dari masyarakat, di mana kini telah menjadi bagian dari gaya hidup yang tak terpisahkan sebagai solusi kebutuhan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman. Tercatat sekitar 2,7 juta pelanggan Telkomsel telah menikmati layanan ini. Seiring dengan semakin familiarnya masyakat dengan layanan m-banking, Telkomsel kembali menghadirkan era baru layanan mobile wallet.

source: Telkomsel