Dompetku Indosat Kini Gaet Bank Niaga

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga dan PT Indosat hari melakukan penandatanganan naskah nota kesepahaman untuk kerja sama pengembangan produk.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dlakukan oleh Corporate & Business Banking Director Bank CIMB Niaga Catherine Hadiman dan Jabotabek & Corporate Sales Director Indosat Fadzri Sentosa di Financial Club, Graha Niaga, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2008).

Kerja sama pembiayaan kontraktor dilakukan dalam rangka mendukung perkembangan infrastruktur telekomunikasi bergerak (mobile-communications) dengan pemberian fasilitas kredit pembiayaan oleh Bank CIMB Niaga.

Pembiayaan tersebut diserahkan kepada kontraktor dan supplier Indosat untuk dialokasikan pada pembangunan infrastruktur lokal atas rekomendasi Indosat.

Sementara kerja sama pengembangan produk dilakukan melalui pembuatan produk bersama dalam pengiriman uang digital, dompet digital, dan pemanfaatan layanan telekomunikasi terkini untuk memperkuat layanan Bank CIMB Niaga.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini kami jadikan momentum dalam upaya memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor riil di tanah air, dan menunjukkan komitmen kami yang tidak hanya melakukan pembiayaan kepada perusahaan besar tapi juga perusahaan kecil menengah,” papar Catherine.

“Dengan semakin memasyarakatnya penggunaan jaringan selular dalam kegiatan komunikasi masyarakat sehari-hari, kami melihat peluang bisnis yang sangat besar, baik bagi provider jaringan selular maupun bagi perbankan melalui produk pembiayaannya serta pengembangan produk keuangan digital bersama,” tambah Catherine.

Sementara itu, Fadzri Sentosa mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Indosat untuk terus memperluas kerja sama lintas sektor, termasuk sektor perbankan dengan memberikan dukungan terutama pada sektor e-channel.

“Dengan kerja sama ini diharapkan pelanggan tidak hanya bisa menikmati layanan telekomunikasi, tetapi juga layanan perbankan secara terpadu. Kami juga berharap layanan Indosat dan Bank CIMB Niaga dapat membantu mengembangkan kontraktor lokal agar lebih berkontribusi bagi pengembangan industri telekomunikasi dalam negeri,” kata dia di tempat yang sama. (srn)

source:  Okezone

Advertisements

Dompetku Indosat Kini Gaet Bank Niaga

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga dan PT Indosat hari melakukan penandatanganan naskah nota kesepahaman untuk kerja sama pengembangan produk.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dlakukan oleh Corporate & Business Banking Director Bank CIMB Niaga Catherine Hadiman dan Jabotabek & Corporate Sales Director Indosat Fadzri Sentosa di Financial Club, Graha Niaga, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2008).

Kerja sama pembiayaan kontraktor dilakukan dalam rangka mendukung perkembangan infrastruktur telekomunikasi bergerak (mobile-communications) dengan pemberian fasilitas kredit pembiayaan oleh Bank CIMB Niaga.

Pembiayaan tersebut diserahkan kepada kontraktor dan supplier Indosat untuk dialokasikan pada pembangunan infrastruktur lokal atas rekomendasi Indosat.

Sementara kerja sama pengembangan produk dilakukan melalui pembuatan produk bersama dalam pengiriman uang digital, dompet digital, dan pemanfaatan layanan telekomunikasi terkini untuk memperkuat layanan Bank CIMB Niaga.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini kami jadikan momentum dalam upaya memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor riil di tanah air, dan menunjukkan komitmen kami yang tidak hanya melakukan pembiayaan kepada perusahaan besar tapi juga perusahaan kecil menengah,” papar Catherine.

“Dengan semakin memasyarakatnya penggunaan jaringan selular dalam kegiatan komunikasi masyarakat sehari-hari, kami melihat peluang bisnis yang sangat besar, baik bagi provider jaringan selular maupun bagi perbankan melalui produk pembiayaannya serta pengembangan produk keuangan digital bersama,” tambah Catherine.

Sementara itu, Fadzri Sentosa mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Indosat untuk terus memperluas kerja sama lintas sektor, termasuk sektor perbankan dengan memberikan dukungan terutama pada sektor e-channel.

“Dengan kerja sama ini diharapkan pelanggan tidak hanya bisa menikmati layanan telekomunikasi, tetapi juga layanan perbankan secara terpadu. Kami juga berharap layanan Indosat dan Bank CIMB Niaga dapat membantu mengembangkan kontraktor lokal agar lebih berkontribusi bagi pengembangan industri telekomunikasi dalam negeri,” kata dia di tempat yang sama. (srn)

source: Okezone

Implementasi Dompetku, Indosat Gandeng Bank Mandiri

JAKARTA – Indosat meneruskan komitmennya untuk mengimplementasikan transaksi elektronik Dompetku. Empat perusahaan lagi telah digandeng oleh Indosat termasuk diantaranya adalah Bank Mandiri.

Kerja sama ini akan memfungsikan Bank Mandiri sebagai Bank yang menyediakan fasilitas pengisian dan penarikan Dompetku. Bahkan Indosat dan Bank Mandiri pun saat ini sedang berupaya untuk mengembangkan sistem pembayaran micropayment dengan menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC) di Indonesia dan melakukan ujicoba dengan merchant yang telah siap mengadopsi teknologi ini.

“Teknologi NFC memungkinkan proses transaksi dilakukan melalui sebuah chip yang menempel pada ponsel, entah itu ditempel di bagian mana saja di sekitar ponsel. NFC pun berbeda dengan teknologi RFID yang mengandalkan frekuensi sehingga proses transaksi bisa dilakukan dalam jarak yang cukup jauh,” ujar Direktur Marketing Indosat Guntur S Siboro, usai penandatanganan kerja sama Indosat Dompetku di event Apconex 2008 di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2008).

Selain dengan Bank Mandiri, Indosat pun bekerja sama dengan Artajasa sebagai penyedia sistem suiting yang menghubungkan sistem Dompetku dengan beberapa sistem seperti bank-bank yang terhubung dengan jaringan ATM bersama dan gerbang sistem pembayaran tagihan. Selain itu Artajasa juga akan mengembangkan ke arah merchant bersama serta pelaksanaan sistem settlement antara merchant dan Dompetku dan sistem laporan harian.

Sedangkan kerja sama dengan WIN akan menciptakan keterhubungan antara sistem Dompetku dan sistem WIN sebagai kelompok usaha penyedia bisnis solusi dan konsultasi untuk komunitas micro-finance di Indonesia dengan anggota Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Asosiasi BMT/ Koperasi se-Indonesia (ABSINDO) dalam penggunaan Dompetku. Dua perusahaan grup merchant juga digandeng oleh Indosat yaitu Abhimata Citra Abadi dan PVStar.

Layanan Dompetku merupakan jasa pembayaran dan pembelian barang dari merchant rekanan Indosat melalui ponsel dengan menggunakan kartu seluler Indosat, baik Mentari, Matrix maupun IM3, hanya dengan mengetikkan pesan singkat. (srn)

source: Okezone

T-Cash, Layanan Mobile Wallet Telkomsel

Menandai hadirnya era baru layanan mobile commerce di Indonesia, Telkomsel meluncurkan layanan mobile wallet yang diberi nama Telkomsel Cash (T-Cash), di mana dengan ponselnya kini pelanggan dapat melakukan transaksi, seperti: pembelian barang, cek saldo, cek transaksi yang pernah dilakukan, pembayaran jasa, dan transaksi-transaksi lainnya.

Layanan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang menginginkan adanya layanan transaksi non tunai mobile commerce, di mana ponsel pelanggan dapat berfungsi layaknya dompet penyimpanan uang (digital cash) yang siap digunakan untuk bertransaksi dengan cara yang mudah, cepat, dan aman.

Dalam menghadirkan layanan ini, Telkomsel menjadi integrator sekaligus service provider yang didukung oleh Bank Indonesia (regulator), Merchants penjual barang dan jasa (Indomaret, Modern Foto, dan lain-lain), Bank sebagai tempat penyimpanan dana (BNI, BRI, Mandiri, dan sebagainya), Departemen Pendidikan Nasional sebagai penyedia konten akademis yang bisa dibeli dari berbagai perguruan tinggi (silabus dan jurnal ITB, ITS, UGM, UI, dan lain-lain), serta Finnet sebagai switching provider untuk settlement dan rekonsiliasi.

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan, “Sebagai service leader, kami terus berupaya memandu perkembangan industri selular di Indonesia dengan menghadirkan ragam inovasi layanan yang menjadi manfaat bagi masyarakat, lingkungan bisnis, dan negara. Layanan ini kami hadirkan dalam upaya mendukung program Bank Indonesia dalam menyediakan ragam instrumen pembayaran non tunai yang efisien, cepat, tepat, dan aman.”

Sistem pembayaran ibarat aliran darah yang menggerakkan dan melancarkan organ-organ seperti jantung dan otak, di mana sangat berpengaruh pada cepat lambatnya perputaran roda perekonomian negara. Kehadiran layanan T-Cash ini tentunya semakin melengkapi ragam instrumen pembayaran non tunai yang ada di Indonesia saat ini (kartu ATM, kartu debet, kartu kredit, cek, dan lain sebagainya).

Untuk saat ini pelanggan Telkomsel dapat menikmati layanan ini di konter-konter Indomaret dan Fuji Image Plaza (Modern Photo). Ke depannya wilayah layanan T-Cash akan terus diperluas mengarah pada 10 lokasi utama, yakni: supermarket, pusat perbelanjaan, angkutan umum, vending machine, pertokoan, rumah sakit, toko buku, restoran, pom bensin, dan department store.

“Bagi Telkomsel, pengembangan inovasi layanan mobile wallet ini merupakan bagian dari tiga pilar strategi bisnis perusahaan, yakni coverage, quality enhancement, dan new business. Layanan ini termasuk bagian strategi membangun new business yang tentunya selalu diiringi oleh perluasan coverage yang menjangkau masyarakat hingga pelosok tanah air dan peningkatan kualitas layanan yang terus menerus,” ungkap Kiskenda.

“Dalam hal kecepatan implementasi untuk menghadirkan kemanfaatan lebih kepada masyarakat luas tentunya dibutuhkan adanya komitmen untuk secara bersama-sama memberikan yang terbaik sesuai peran masing-masing pihak yang terkait. Upaya sinergi ini merupakan salah satu wujud tanggung jawab melayani masyarakat Indonesia sekaligus meningkatkan keunggulan kompetitif negara menghadapi tren global,” tegas Kiskenda.

Dengan diluncurkannya layanan mobile wallet oleh Telkomsel, maka kini Indonesia telah sejajar dengan negara maju di berbagai belahan dunia yang telah mengimplementasikan layanan transaksi non tunai modern ini, seperti: Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Malaysia, Filipina, dan Afrika Selatan.

Transaksi Mobile Wallet

Untuk menikmati layanan ini, pelanggan cukup registrasi melalui SMS dengan mengetik REG TCash Nama#Tanggal Lahir<ddmmyyyy> dan kirim ke 2828. Selanjutnya mengisi dompet T-Cash-nya dengan melakukan setoran (minimum Rp 50.000 dan kelipatannya) di merchant-merchant yang tersebar di seluruh Indonesia (untuk saat ini contoh: Indomaret dan Fuji Image Plaza). Ke depannya, setoran bisa dilakukan via transfer (top-up dari rekening pelanggan) melalui layanan mobile banking atau bank.

Setelah registrasi dan melakukan setoran, ponsel pelanggan bisa berfungsi layaknya dompet T-Cash berisi uang yang siap digunakan untuk melakukan berbagai transaksi, seperti: beli barang/jasa di merchant-merchant T-Cash, top-up pulsa, pembayaran kartuHALO, dan lain-lain. Untuk saat ini layanan ini bisa dinikmati di wilayah Jakarta dan selanjutnya diharapkan segera menyusul untuk kota-kota lainnya di Indonesia.

Untuk melakukan transaksi pelanggan cukup SMS ke 2828, beberapa transaksi yang dapat dilakukan antara lain: Top Up Pulsa (ketik Pulsa<MSISDN><Jumlah><PIN>), pembayaran tagihan kartuHALO (ketik Pay <MSISDN><Bill Reff ><Jumlah><PIN>), dan lain sebagainya. Sedangkan untuk mengecek saldo yang dimiliki, SMS ke 2828 ketik SAL <PIN> atau *885*<PIN># langsung dari ponsel.

Evolusi Mobile Transactions

Dari sisi peningkatan fungsi, mobile wallet bisa dikatakan merupakan kelanjutan dari evolusi layanan mobile banking (m-banking), yakni suatu layanan di mana ponsel bisa digunakan untuk melakukan berbagai transaksi perbankan dan kini telah meningkat bisa untuk transaksi pembelian barang dan jasa.

Layanan mobile banking pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Telkomsel pada bulan Mei 2000. Saat itu layanannya masih dalam berupa single banking (satu kartu dengan satu bank) dan diberi nama m-ATM (mobile ATM) layaknya mesin ATM berada di ponsel. Istilah m-Banking populer sejalan dengan makin beragamnya jenis layanan perbankan yang bisa dinikmati layaknya di konter pelayanan bank, seperti: cek saldo, transfer, payment, pembelian pulsa, ganti PIN, dan pengambilan tunai.

Kini Telkomsel telah on-line dengan sekitar 35 bank dan menyediakan simcard yang dilengkapi T-sel Menu untuk layanan multi m-banking. Kelebihan yang menonjol dari layanan ini dapat dilakukan kapan saja tidak terbatas pada jam pelayanan perbankan dan lebih dari itu transaksi tersebut aman (secure) karena secara sistem dilindungi dengan password dan enkripsi data.

Layanan mobile banking mendapat respon positif dari masyarakat, di mana kini telah menjadi bagian dari gaya hidup yang tak terpisahkan sebagai solusi kebutuhan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman. Tercatat sekitar 2,7 juta pelanggan Telkomsel telah menikmati layanan ini. Seiring dengan semakin familiarnya masyakat dengan layanan m-banking, Telkomsel kembali menghadirkan era baru layanan mobile wallet.

source: Telkomsel

PT. Pos Indonesia Luncurkan Kartu Duit Pos Multiguna

duitpossource: Pos Indonesia, 13 Juli 2007

PT Pos Indonesia meluncurkan kartu multiguna bertajuk Duit Pos yakni produk pos berwujud kartu yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan uang atau isi ulang pulsa elektronik melalui Short Message Service (SMS).

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Hana Suryana dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/7), mengatakan, peluncuran Duit Pos bertujuan untuk membantu masyarakat kecil untuk mengirimkan uang dalam jumlah kecil ke saudaranya di kampong halamannya. “Tujuannya untuk membantu TKI di luar negeri khususnya dan masyarakat kecil umumnya yang barangkali kalau lebaran mengirim uang hanya Rp20.000 untuk di kampung dengan banyak risiko keamanan. Tapi kalau ini bisa mengirim kemana saja, bahkan sambil jalan bisa kasih Rp50.000”, kata Hana Suryana.

Dibanding produk jasa sebelumnya, yakni weselpos dan cek wisata, layanan tersebut diklaim lebih memiliki nilai tambah dimana dalam pemakaiannya tidak lagi manual, tetapi dengan mendatangi kantor pos untuk melakukan transaksinya. Produk layanan ini sebelum digesek, dan didaftarkan belum dapat bertransaksi dan dijamin sangat aman penggunaannya.

Duit Pos ini untuk cetakan pertama diluncurkan hanya sebanyak 25.000 buah untuk hingga akhir tahun 2007, dan untuk tahun depan akan dicetak kembali dengan jumlah sesuai animo masyarakat sepanjang tahun 2007 ini. Saat ditanya jumlah keuntungan yang akan diraih oleh PT Pos Indonesia melalui produk layanan ini, Hana Suryana mengatakan, pihaknya tidak ingin bicara keuntungan. “Kalau kita meluncurkan produk, target awalnya memenuhi BEP juga sudah cukup, tapi masyarakat lebih mengenal pos. Kita tidak bicara untung dulu, yang penting masyarakat menikmati dulu layanan kita, kemudian untuk membantu masyarakat”, katanya. Masalah menguntungkan atau tidak, menurutnya, nanti sambil jalan. “Tetapi kita masyarakat kan mengenal Pos sebagai salah satu fungsi yang bisa melayani layanan keuangan. Itu saja sementara”, imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Unit Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Ida Bagus Nurmantara, mengatakan, Duit Pos Multiguna merupakan pengembangan layanan Duit Pos yang telah diluncurkan pada 27 September 2006 bertepatan dengan Hari Bhakti Postel ke-51. Saat ini baru tersedia Duit Pos Multiguna dengan denominasi Rp50.000 dan Rp100.000 dan telah tersedia di loket-loket kator pos dan outlet yang menyediakan kartu Duit Pos Multiguna. Dengan menggunakan layanan Duit Pos Multigunam berarti konsumen terbebas dari rasa ketakutan untuk bepergian jauh dan tidak perlu membawa uang tunai, serta tidak perlu bingung dan pusing untuk menyimpan dan mengirim uang.

Ir. Eddy Hadijanto, MBA, Presdir Kantor Pusat PT. Ebays menyebutkan, program layanan Duit Pos bisa melakukan transaksi isi pulsa untuk Mentari, IM3, Simpati, As, Bebas, Jempol, Flexi, Esia, Starone, Fren, dan Three. Ada beberapa petunjuk yang harus diikuti dan petujuk atau tahapan tersebut tertulis di Kartu Duit Pos dimana masa aktivasi Duit Pos selama dua tahun (24 bulan).